Healthy
Lifestyle

Tak hanya modal fashion, penggunaan sepatu yang baik akan memberi manfaat bagi kesehatan kaki secara keseluruhan. Sayangnya hal ini kurang diperhatikan, terutama dalam hal merawat sepatu dan insole, atau sol dalam sepatu.

Beragam bahan baku yang digunakan untuk sepatu, membuat proses pembersihan dilakukan secara berbeda satu dengan yang lain. Tak hanya itu, perawatan yang baik Insole yang merupakan bagian terpenting dengan fungsi meredam benturan dan mempertahankan bentuk lengkung telapak kaki juga perlu diperhatikan.

Rutin menjaga kebersihan sepatu secara keseluruhan akan membuat penampilan Anda sedap dipandang, sekaligus bonus kaki selalu sehat saat digunakan. Nah diantara banyak jenisnya sepatu, berikut tips membersihkan dan cara merawat sepatu kulit dan vans agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama :

Baca juga : Insole Bantu Kebiasaan Sehat Berjalan Setiap Hari

 

Cara Merawat Sepatu Kulit

Cara Merawat Sepatu Kulit bisa dilakukan dengan cara mudah dan sederhana. Hal ini bisa Anda lakukan jika Anda mengetahui apa yang harus dan tidak dilakukan. Dikutip dari Wolipop, berikut beberapa cara diantaranya :

Hindari Menyimpan di Boks

Berpikir menyimpan sepatu di kotak kemasannya, bisa jadi kesalahan dalam cara merawat sepatu kulit. Karena cara ini hanya akan membuat bahan kulit tak bisa tahan dalam waktu yang lama. Kerusakan bahan kulit kerap terjadi di tempat lembab seperti boks sepatu, karena masalah jamur membuat bahan kulit mudah mengelupas.

Selalu Jaga Dalam Kondisi Kering

Kelemahan produk sepatu berbahan dasar kulit adalah terkena air. Dalam kurun waktu tertentu, hal ini bisa membuat rusak bahan baku sepatu. Untuk itu, pada saat mencuci, atau tak sengaja terkena air, sepatu sebaiknya segera dikeringkan. Cara merwat sepatu kulit ini akan membuat sepatu memiliki usia penggunaan lebih lama.

Berhati-hati Dalam Membersihkan

Meski terkesan kokoh, bahan kulit pada sepatu sangat mudah rusak karena beberapa hal, untuk itu lakukan cara ini secara berhati-hati. Saat membersihkan, Anda bisa menggunakan lap basah untuk menghilangkan debu. Untuk mengeringkan, cukup angin-anginkan tanpa dijemur.

Gunakan Penyerap Kelembaban

Kondisi dalam sepatu yang kerap terpapar pengaruh keringat dari kaki, berpotensi menjadi lembab. Kelembaban yang terjadi akan menurunkan usia penggunaan sepatu. Sebelum hal ini terjadi dan sepatu menjadi rusak, gunakan penyerap kelembaban.

Media ini bisa Anda lakukan dengan beberapa cara sederhana. Diantaranya mengguankan ganjalan atau insole dari bahan yang dapat menyerap kelembaban. Selain menyehatkan kulit, cara merawat sepatu kulit ini akan membuat alas kaki kesayangan berumur panjang.

Kondisioner Untuk Bahan Kulit

Tak hanya rambut, Kondisioner juga menjadi elemen penting dalam cara merawat sepatu kulit. Media ini cocok dalam menjaga kelembaban da fleksibilitas sepatu kulit. Sehingga meski sering digunakan sepatu akan memiliki usia penggunaan lebih lama. Gunakan media ini untuk mengelap bahan sepatu setiap dua kali dalam seminggu.

Aturan Penggunaan Semir

Semir digunakan untuk mengkilapkan sepatu, sehingga menjadi lebih enak dilihat. Dalam cara merawat sepatu kulit, semir sebaiknya digunakan secukupnya, atau bagian luar kulit. Penggunaan semir terlalu banyak, akan membuat bahan ini menembus kulit dan menyebabkan kerusakan.

Baca juga : Sepatu Cantik dan Risiko Kaki Sakit

 

Cara Merawat Sepatu Vans atau Kanvas

Cara Merawat Sepatu Vans atau Kanvas bisa dilakukan dengan cara sederhana, namun ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar sepatu bisa berusia lama. Jenis sepatu ini didesain dengan sangat sederhana, dengan bahan kanvas dan sol karet yang nyaman dan bisa digunakan setiap saat.

Tujuan membersihkan sepatu jenis ini adalah membuat tampak seperti baru, dengan mempertahankan warna dan fungsi nyaman pada saat digunakan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam hal ini :

Membersihkan Kerak dan Kotoran

Biarkan kotoran mengering, sehingga mudah dibersihkan. Gunakan sikat gigi, atau sikat khusus untuk membersihkan atau menyikat kerak kotoran. Setelah proses penyikatan, Anda bisa menepuk-nepuk bagian yang dibersihkan, agar kotoran dan debu jatuh terbuang.

Mencuci Dengan Tangan

Sebelum dicuci, bersihkan sepatu dari kotoran dan debu, seperti cara diatas. Siapkan air hangat lalu campur dengan 1-2 sendok detergent. Setelah itu, celupkan sepatu ke campuran air hangat dan detergent tersebut.

Sikat dengan lembut dan menyeluruh. Dimulai dari bagian atas hingga bawah sepatu. Setelah dianggap cukup, bilas dengan air bersih hangat dan bungkus dengan handuk. Ambil handuk, peras airnya dan bungkus kembali sepatu hingga kering. Akhiri dengan menjemur sepatu, tapi jangan terpapar langsung dengan sinar matahari.

Mencuci Dengan Mesin

Awali dengan membersihkan kotoran yang mengering, jika dibutuhkan gunakan cairan pembersih noda yang ringan. Masukkan ke mesin cuci dengan kecepatan sedang dan menggunakan air dingin. Gunakan detergent ringan, tunggu hingga proses selesai.

Untuk proses pengeringan, hindari penggunaan mesin, cukup di angin-anginkan agar warna sepatu tidak mudah pudar.

Beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat membersihkan sepatu Vans, diantaranya :

  • Hindari proses pengeringan dari paparan sinar UV matahari secara langsung
  • Jangan gunakan detergent untuk mencuci sepatu
  • Tak perlu sering dicuci untuk mempertahankan penampilan sepatu
  • Hindari penggunaan semir dari bahan kimia
  • Proses pembersihan debu sebaiknya dilakukan sebelum proses pencucian
  • Lepaskan bagian tali, sol dan sebagainya saat hendak mencuci
  • Hindari bahan koran yang dimasukkan ke sepatu saat proses pengeringan, cara ini hanya akan mengotori bagian dalam sepatu karena lunturan tinta dari koran.
  • Gunakan sepatu dalam kondisi kering, sepatu yang masih basah hanya akan membuat sepatu menjadi bau.

Sebagai brand sepatu populer, Vans sering dibandrol dengan harga relatif mahal. Hal tersebut yang membuat tak sedikit orang sangan menyayangkan jika kerusakan terjadi pada saat proses pencucian. Selamat mencoba! (Sumber).

 

Cara Merawat Insole

Sol dalam sepatu atau insole merupakan bagian dari sepatu yang bisa dilepas. Karena letaknya di dalam, Insole kerap berada dalam kondisi lembab, disertai kuman dan bakteri yang dibawa oleh kaki. Oleh karena itu, bagian ini sebaiknya dibersihkan secara berkala.

Insole atau alas telapak kaki pada sepatu didesain untuk melindungi, meredam benturan dan menjaga cekung kaki tetap pada tempatnya. Keberadaan fungsi ini kadang ada di sebuah produk sepatu, namun tak sedikit sepatu memiliki sol dalam seadanya atau hanya berfungsi sebagai pelengkap.

Jika sol pelengkap itu ada pada sepatu atau alas kaki kesayangan Anda, penggunaan Insole tambahan dapat dilakukan untuk menjaga kualitas kesehatan kaki dengan fungsi menjaga cekungan kaki berbentuk sebagaimana mestinya.

Saat ini banyak produk orthopedic insole yang menawarkan fungsi tersebut, termasuk produk insole sepatu kesehatan The Sole Studio. Karena fungsinya sangat penting, keberadaannya pun tak bisa dilalaikan, dan butuh perawatan secara berkala. Berikut tips yang bisa Anda lakukan dalam hal ini :

  • Hindari proses pemerasan saat mencuci, cara ini hanya akan mengubah bantalan Insole sehingga kurang berdampak baik pada cekungan telapak kaki.
  • Gunakan bahan detergen ringan, dan sikat dengan lembut insole untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
  • Sebelum digunakan, keringkan insole terlebih dahulu dengan cara diangin-anginkan, tanpa paparan sinar matahari secara langsung.
  • Insole yang masih basah setelah dicuci sebaiknya tidak digunakan, setidaknya hingga bagian ini benar-benar kering.
  • Penggunaan orthopedic insole biasanya akan memberi manfaat pada hilangnya permasalahan kaki. Saat bantalan insole mulai tak lagi bekerja dengan baik, permasalahan kaki mulai datang, jangan ragu untuk segera mengganti.

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at