Healthy
Lifestyle

Orthotics

Tak hanya orang dewasa, permasalahan kesehatan kaki juga kerap dirasakan oleh anak-anak. Perkembangan kaki yang kurang maksimal, kerap berdampak buruk pada fungsi dan bentuk kaki. Penggunaan bantalan kaki atau insole sepatu kesehatan khusus adalah salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini.

Beberapa anak dengan permasalahan tersebut biasanya berawal dari bentuk kaki yang kurang wajar. Seperti bentuk kaki bengkok menyerupai huruf X atau O, yang seharusnya bagian ini tumbuh secara lurus. Banyak hal berpengaruh pada munculnya permasalahan ini. Selain faktor genetika, kesalahan posisi duduk pada saat anak berusia beberapa tahun kerap meningkatkan risiko munculnya permasalah ini.

Selain kedua permasalahan tersebut, anak juga sering mengalami bentuk telapak kaki datar atau biasa disebut dengan istilah Flat Feet.  Munculnya permasalah ini biasa diikuti dengan tendon tumit lebih pendek dibanding ukurang kaki tanpa masalah.

Kemunculan permasalahan ini kerap membuat anak memiliki kebiasaan berjalan jinjit. Sehingga hal ini kerap berpengaruh pada proses tumbuh kembang anak menjadi kurang maksimal. Dan biasanya hal ini kerap terjadi pada anak hingga usia 6 tahun.

Seperti dikutip dari otcdigest, menurut dr. Meidy Triangto, Sp.RM dari Kid’s Foot Rehabilitation Center, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading mengatakan, memeriksa sejak dini adalah cara pencegahan untuk menghindari munculnya dampak buruk pada tumbuh kembang kaki anak. Selanjutnya proses terapi yang dilakukan akan mengurangi dampak buruk, sehingga tumbuh kembang anak akan lebih optimal.

Proses indentifikasi permasalahan ini biasanya dilakukan secara fisik melalui serangkaian kegiatan monitoring. Hal ini dilihat dari keadaan posisi tubuh anak pada saat posisi berbaring duduk dan berdiri. Karena kesalahan struktur kaki, biasanya akan berdampak pada perubahan beberapa struktur tulang tubuh secara keseluruhan.

Pemeriksaan biasanya juga dilakukan dengan melihat geak sendi. Apakah hal ini bergerak sebagaimana mestinya atau tidak. Gejala permasalahan gerak sendi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya kadang memberi dampak munculnya permasalahan yaitu kaki sakit, dengan timbulnya rasa nyeri di beberapa bagian persendian kaki.

Setelah semua tahap pemeriksaan dilakukan, menurut Meidy rangkaian tes berjalan akan memonitor fungsi kaki secara keseluruhan. Cara ini dilakukan secara computerized, dengan menekankan pencarian kelainan dari kebiasaan berjalan anak.

Rangkaian tes dan pemeriksaan tersebut pada dasarnya dapat dilakukan secara singkat dan identifikasi kesalahan dalam struktur kaki yang ditemukan sejak dini akan membantu memperkecil risiko tumbuh kembang kaki anak mengalami masalah.

Proses terapi bisa dilakukan dengan banyak cara, diantaranya dengan menggunakan produk insole kesehatan. Produk ini selain memberi kenyaman pada kaki anak, secara berkelanjutan juga mampu memperbaiki kesalahan struktur kaki menjadi lebih baik

Permasalahan tumbuh kembang kaki yang kurang maksimal pada anak, kadang berdampak serius di  berbagai aspek. Termasuk aspek sosial yang membuat anak terisolir dan kurang percaya diri berada diantara anak seusia mereka.

Karena tumbuh kembang kaki anak yang kurang maksimal, membuat anak mudah menjadi obyek bullying teman-temannya. Bentuk kaki yang tak biasa, tumbuh kembang kurang maksimal dan risiko terlalu sering terjatuh, menjadi alasan anak mudah sekali mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

Baca Juga : Kenali Flat Feet Pada Anak

 

Tips Memilih Sepatu untuk si Buah Hati

Tak sekedar model yang sesuai dengan keinginan, memilih sepatu si buah hati harus penuh kecermatan. Terutama untuk anak berusia beberapa tahun. Pemilihan produk yang tepat akan membuat anak memiliki risiko kecil mengalami permasalahan kaki kelak dikemudian hari.

Berlari, bermain, meloncat dan sebagainya adalah hal paling sering dilakukan anak di usia balita. Untuk itu seperti dikutip dari laman Parenting, sepatu atau alas kaki adalah hal penting dalam kebutuhan anak.

Nah untuk menghindari risiko sepatu membatasi aktivitas anak dan membuat tumbuh kembang kaki anak kurang maksimal, dibutuhkan sedikit kecermatan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum memutuskan membeli sepatu untuk si buah hati.

 

  • Pilih sepatu dengan ukuran yang pas. Aturan ini pada dasarnya berlaku umum, baik orang dewasa, maupun dalam hal memilih kebutuhan sepatu untuk anak. Memilih sepatu dengan ukuran longgar akan membuat anak mudah terjatuh dan tersandung. Sebaliknya ukuran sepatu yang terlalu kecil hanya akan membuat anak mengeluh kaki mereka yang sakit. Jika dihiraukan, tak hanya risiko kaki sakit karena bengkak, hal ini dapat berakibat pada tumbuh kembang kaki anak kurang maksimal di kemudian hari.

 

  • Pilih model simpel yang mudah dilepas dan dikenakan. Cara ini akan membuat anak belajar mandiri, termasuk saat menggunakan dan melepas sepatu mereka sendiri tanpa bantuan orang tua. Meski tak berhasil dalam beberapa kali percobaan, secara bertahap jika terbiasa anak akan mudah melalui proses ini, sehingga kelak mereka lebih mandiri.

 

  • Bahan ringan. Beberapa sepatu ditawarkan dengan keunggulan di model, meski tak jarang komposisi bahan baku membuat jenis alas kaki ini terasa sangat berat. Agar mobilitas anak tak terganggu, sebaiknya hindari sepatu dengan bobot berat. Sebaliknya sepatu dengan bobot ringan akan membuat anak mudah bergerak. Sekaligus meminimalisir anak terjatuh karena tersandung dan sebagainya.

 

  • Pilih sepatu dengan bahan fleksibel. Selain mempermudah anak dalam bergerak, memilih sepatu dengan bahan fleksibel akan memberi keuntungan bagi tumbuh kembang kaki si kecil. Untuk menentukan seberapa fleksibel produk sepatu, Anda bisa mencoba menekuk bagian ujung jari dan tumit. Jika terbukti luwes, produk tersebut cocok dalam membantu tumbuh kembang si kecil.

 

  • Sepatu bertali adalah pilihan yang buruk. Karena model sepatu ini memberi anak risiko tinggi terjatuh karena tersandung tali. Sebaiknya model sepatu tanpa tali atau pengikat sepatu sederhana adalah jenis yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang si buah hati.

 

  • Sepatu tanpa aksesoris mudah lepas. Alasannya jenis sepatu ini kerap membuat anak mudah merasa penasaran. Rasa penasaran ini mendorong anak bereksplorasi dengan aksesoris yang mudah terlepas tersebut. Sehingga hal ini meningkatkan risiko benda asing tertelan sangat besar.

 

  • Pilih sol dan insole sepatu ideal. Untuk menghindari anak dari risiko cidera, Anda bisa memperhatikan bagian sol luar dan sol dalam (insole) terbaik. Caranya dengan memperhatikan bahan baku dan struktur yang ditawarkan. Sol sepatu luar sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak licin. Sehingga hal ini membuat risiko anak terjatuh karena terpeleset menjadi lebih kecil. Selain itu, untuk tumbuh kembang maksimal, pastikan sol bagian dalam atau insole sepatu memiliki struktur sesuai dengan kebutuhan telapak kaki si kecil. Jika bagian ini tidak tersedia pada sepatu, Anda dapat memenuhi kebutuhan insole kesehatan untuk anak dengan memesan produk secara terpisah. Selain mengurangi risiko cidera pada kaki, jenis bantalan kaki kesehatan untuk anak berfungsi memaksimalkan tumbuh kembang kaki mereka hingga kemudian hari.

Baca Juga : Pentingnya Menjaga Kesehatan Kaki

 

insole, bantalan kaki, kaki sakit, insole sepatu, insole kesehatan, sepatu anak, sepatu anak sekolah, sepatu anak anak sekolah, sepatu anak perempuan branded, sepatu anak perempuan high heels, sejarah sepatu,bentuk kaki dan artinya, kaki o, kaki x, flat feet shoes, flat feet cause, flat feet insoles, flat feet in children, flat foot problems, flat feet treatment, sepatu anak laki, sepatu anak perempuan

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at