Healthy
Lifestyle

Healthy Foot

Tuesday 10th, 2018

Nyeri di betis merupakan satu di antara beberapa jenis permasalahan kaki sakit yang sering dialami banyak orang. Bahkan masalah ini sering terjadi secara tiba-tiba, seperti saat seseorang tertidur.

Bukan merupakan penyakit berat, namun kemunculan rasa sakit di betis, kerap memicu timbulnya permasalahan lain. Terutama jika hal ini kurang diperhatikan, dan langkah penyembuhan dilakukan kurang maksimal.

Beberapa kasus serangan nyeri di betis kerap terjadi di malam hari, pada saat orang tertidur. Tanpa penyebab jelas, betis tiba-tiba terasa sakit secara hebat. Dan rasa sakit yang muncul tak jarang menjalar ke beberapa bagian lain, seperti gejala telapak kaki sakit.

Munculnya permasalahan ini biasanya akan berdampak secara signifikan pada aktivitas sehari-hari. Pasalnya, kaki bekerja kurang maksimal karena munculnya rasa nyeri dan sakit.

Seperti dikutip dari Votecamejo, nyeri pada betis sering berkaitan dengan fungsi otak secara langsung. Selain itu, hal ini kerap berkaitan dengan tingkat ketegangan, aktivitas berlebih, cidera dan kebiasaan lain. Masalah ini juga sering dikenal dengan istilah kram kaki.

Secara umum, kemunculan gejala nyeri dan sakit pada bagian betis terjadi  karena dua hal. Di antaranya faktor cidera dan masalah kesehatan yang sering melatarbelakangi munculnya permasalahan ini.

Seperti bagian tubuh lain, cidera pada betis juga sering disebabkan karena trauma. Terjatuh, terbentur dan beberapa kejadian fisik lain sering menyisakan dampak langsung, dengan munculnya rasa nyeri dan sakit pada betis.

Selain karena trauma, permasalahan ini juga sering dilatarbelakangi masalah kesehatan. Beberapa penyakit, sering berdampak pada nyeri otot, salah satunya dirasakan dibagian betis.

 

Penyebab Munculnya Nyeri Betis

Beberapa kejadian sering mengawali munculnya gejala rasa sakit di betis, berikut beberapa diantaranya :

  • Masalah Kram

Masalah kram di otot penyebab rasa nyeri dan sakit di betis sering terjadi karena kontraksi otot terlalu kuat, biasanya hal ini terjadi secara tiba-tiba. Kejadian kram otot sering terjadi selama beberapa detik, namun dalam kondisi lebih serius hal ini berlangsung dalam hitungan menit. Permasalahan kram otot sering disebabkan karena cidera saat berolahraga. Kejadian ini juga sering terjadi disebabkan kesalahan posisi kaki yang salah saat tidur. Hal ini yang sering membuat betis terasa sakit secara tiba-tiba pada saat tidur. Kram otot juga sering dipicu karena masalah dehidrasi, kekurangan asupan mineral dan suhu sekitar terlalu dingin. Kemunculan gejala kram otot secara serius kerap berhubungan dengan beberapa permasalahan kesehatan serius. Seperti penyakit peripheral artery disease (PAD), gagal ginjal, dianetes, hipotiroidisme dan sebagainya.

 

  • Kesalahan Posisi Kaki

Ketegangan otot, sering disebabkan oleh satu dan beberapa hal, diantaranya saat berolahraga, berjalan, duduk bahkan saat Anda tidur. Kejadian ini sering berdampak penyumbatan pembuluh darah di sekitar kaki. Dampaknya, syaraf dan pembuluh darah terjepit membuat kaki mengalami beberapa kondisi kurang nyaman. Seperti nyeri, pegal, rasa panas, pegal dan sebagainya. Pada saat tertidur, posisi kaki pasif, membuat risiko syaraf tertindih juga tak kalah besar. Hal ini yang pada akhirnya berdampak pada kaki terasa kesemutan, pegal dan rasa sakit di sekitar area betis.

 

  • Kurang Mineral

Mineral sangat dibutuhkan oleh sel jaringan tubuh, termasuk otot, tendon, pembuluh darah dan syaraf. Beberapa jenis mineral seperti kalsium, kalium dan potassium jika dikonsumsi akan meningkatkan daya tahan tubuh lebih efektif, dengan cara menangkal radikal bebas

 

Tak hanya menurunkan kualitas daya tahan tubuh, kekurangan mineral dapat membuat orang merasakan gejala kaki sakit, dan pegal-pegal.

 

  • Cidera

Umumnya cidera yang terjadi di bagian lutut, mata kaki, tulang kering, Jari jari dan punggung kaki, berdampak rasa nyeri dibagian betis. Kejadian ini bisa disebabkan karena terjatuh, terbentur dan sebagainya. Sehingga kaki mengalami memar, pendarahan, iritasi, pembengkakan atau peradangan pada jaringan yang luka. Kemunculan permasalahan ini sering berdampak luas. Seperti kaki terasa panas, pegal dan pada malam hari muncul rasa nyeri secara tiba-tiba.

 

  • Masalah Strain Otot

Cidera jenis ini biasa dirasakan di bagian tendon, bagian sekitar telapak kaki. Masalah ini biasanya terjadi sangat mendadak, terutama dipicu dari aktivitas seperti berlari dan melompat. Gejala strain otot, biasanya didahului kemunculan rasa nyeri, dan keterbatasan bergerak karena sendi bermasalah. Dalam kondisi ringan, masalah ini sering diatasi dengan beristirahat, dan dikompres dengan air es. Kondisi permasalahan serius, membuat bagian kaki terutama betis di operasi. Cara ini berfungsi menghilangkan rasa sakit pada betis dan bagian lain di kaki.

 

  • Masalah Trombosis

Hal ini sering berawal dari Trombosis vena dalam atau biasa dikenal dengan Deep Vein Thrombosis (DVT), merupakan kejadian penggumpalan pada bagian pembuluh darah vena bagian dalam. Kondisi ini pada akhirnya memicu permasalahan pembuluh darah vena besar. Dampaknya rasa sakit akan muncul di beberapa bagian tubuh, seperti lengan, paha, telapak kaki dan rasa sakit di betis. Kemunculan risiko penyakit ini juga kerap diperparah dengan kebiasaan duduk terlalu lama, merokok dan gejala komplikasi konsumsi obat jenis lain. Masalah ini kerap ditandai dengan muncuknya masalah varises, nyeri tekanan bagian tenderness, dan perubahan warna kulit.

 

  • Mobilitas Tinggi

Hidup terlalu pasif dan kurang gerak sering menjadi penyebab munculnya masalah kesehatan. Dan tahukah Anda, terlalu aktif juga kerap membuat Anda mengalami beberapa permasalahan, termasuk rasa sakit di betis. Hal tersebut menjadi alasan, beberapa orang sering mengalami rasa sakit di betis, atau kram otot saat berolahraga. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan aktivitas pemanasan sebelum melakukan olahraga. Selain itu, istirahatkan kaki setelah Anda melakukan aktivitas.

Baca Juga : Masalah Kaki Sakit dan Tips Mengatasinya

 

Pertolongan Pertama Nyeri Betis

Kemunculan nyeri betis kerap mengganggu, sehingga membuat fungsi kaki kurang maksimal untuk beraktivitas. Sebelum lebih parah, dan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut.

 

  • Terapi Berjalan Secara Perlahan

Aktivitas berjalan secara perlahan dan santai berfungsi mengeluarkan endorpine. Cara ini dapat secara alami mengurangi rasa sakit di beberapa bagian tubuh, termasuk nyeri di betis dan kaki sakit. Dalam penelitian menyebut, cara ini dapat memperlancar peredaran pembuluh darah. Sehingga kaki menjadi lebih sehat.

 

  • Konsumsi Jahe

Secara alami, konsumsi jahe dapat mengatasi nyeri otot. Hal tersebut diperkuat dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, menyebut, jahe merupakan bahan anti nyeri alami. Cocok untuk mengatasi masalah nyeri dan bengkak.

 

  • Perawatan Kaki

Caranya dengan memijit dan menjaga kebersihan kaki. Cara ini dapat meningkatkan kualitas syaraf dan otot bagian kaki. Sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya nyeri otot yang disebabkan oleh satu dan beberapa hal. Cara lain, Anda bisa mengompres bagian betis yang bermasalah dengan air es. Lakukan selama kurang lebih 10 menit. Kombinasi dengan proses pemijatan menggunakan minyak pijit yang terasa hangat, cara ini dapat membuat otot dan peredaran darah di kaki lebih baik.

 

  • Istirahat

Seperti bagian tubuh lain, kelelahan bisa terjadi, terutama pada kaki yang bertugas menyangga tubuh secara keseluruhan. Jika terlalu lama berdiri dan berlari, sebaiknya kaki diistirahatkan dalam waktu cukup untuk menghindari dampak nyeri Betis dan kaki sakit.

 

  • Penggunaan Insole Kesehatan

Insole atau bantalan kaki didesain untuk membagi beban tubuh ke seluruh bagian kaki. Cara ini menghindarkan kaki tertumpu pada satu bagian saja, penyebab munculnya nyeri betis, nyeri tumit dan permasalahan kaki sakit lain. Dalam beraktivitas, insole juga dapat memberi Anda fungsi keseimbangan. Sehingga Anda terhindar dari masalah kaki sakit karena cidera saat terjatuh. Cara ini juga dapat dilakukan dengan tujuan memperbaiki struktur kaki menjadi lebih baik. Untuk mendapatkan produk insole terbaik, Anda bisa berkonsultasi dengan para ahli di The Sole Studio untuk mencari solusi yang tepat bagi anda. Karena produk dudukan kaki yang baik diciptakan sesuai dengan karakter dan kebutuhan seseorang.

Baca Juga : Nyeri Tumit dan Kaki Sakit Saat Bangun Tidur

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at