Healthy
Lifestyle

Berat badan meningkat, membuat kaki bekerja lebih ekstra keras. Kondisi tersebut yang terjadi pada masa wanita hamil, terutama diusia kandungan tua. Dibutuhkan treatment khusus seperti penggunaan insole kesehatan untuk ibu hamil, agar kaki bekerja secara maksimal, dan dampak buruk bisa diminimalisir.

Di usia kehamilan tua, meminimalisir aktivitas berlebih akan memperkecil risiko cidera terjatuh seperti yang sering dialami wanita wanita biasanya. Cara ini juga dianjurkan agar bayi dalam kandungan dalam kondisi aman, sehat, hingga masa persalinan.

Meski demikian, menjadi pasif bukan lantas Anda lakukan dalam hal ini. Karena kurangnya gerak dapat berdampak pada kualitas kesehatan dan risiko bayi mengalami kesalahan posisi.

Aktivitas seperti berjalan santai setiap hari paling sering direkomendasikan. Selain memberi efek rileksasi (jika Anda lakukan di lingkungan baru seperti taman), cara ini merupakan solusi cermat tetap aktif pada saat hamil.

Sayangnya, kegiatan sederhana ini bisa berdampak kurang menguntungkan, jika Anda kurang memperhatikan satu dan beberapa hal. Seperti penggunaan alas kaki yang tepat.

Tak sedikit orang percaya, berjalan dengan telanjang kaki adalah cara sederhana untuk mendapat kesehatan. Mengingat bagian ini sering terkoneksi dengan kesehatan organ tubuh yang lain.

Pada ibu hamil, cara ini sebaiknya tidak dilakukan, atau setidaknya gunakan alas kaki seperti sepatu dan sandal. Karena beban berat di kaki, akan membuat bagian ini bekerja keras. Hal tersebut yang kerap berdampak pada munculnya permasalahan seperti nyeri dan sakit kaki pada saat kehamilan.

Nyeri pada kaki adalah hal wajar yang kerap dialami wanita disaat berbadan dua. Beban tubuh terlalu berat dari biasanya, membuat kaki sering mengalami “stress”. Hal ini yang pada akhirnya berdampak pada munculnya rasa sakit, nyeri dan pegal-pegal pada sekitar kaki.

 

Sepatu dan Insole Sepatu Kesehatan untuk Wanita Hamil

Kondisi hamil membuat aturan memakai sepatu tentu berbeda dengan saat kondisi normal. Berat badan berlebih, membuat kaki mendapat beban lebih banyak, oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih jenis sepatu yang tepat (Sumber).

 

Hindari Sepatu Berhak

Dalam hal estetika, mengenakan sepatu jenis high heels, wedges, hingga bahkan stiletto bisa jadi akan meningkatkan penampilan. Namun karena alasan kemanan dan kesehatan kaki, sebaiknya jenis-jenis sepatu ini tidak dahulu digunakan pada saat wanita dalam kondisi hamil.

Saat kondisi normal pun, jenis sepatu berhak tinggi kerap mendatangkan permasalahan tersendiri bagi kaki. Terlebih saat jenis sepatu ini digunakan dalam intensitas lama. Dalam kondisi hamil, beban berlebih tubuh membuat jenis sepatu ini sebaiknya tidak dahulu digunakan karena dapat berdampak negatif.

Beban berlebih di kaki akan membuat bagian bawah tubuh ini mudah cidera. Ini artinya, berdampak pada keseimbangan tubuh dan meningkatkan risiko Anda terjatuh. Ini artinya, trauma bisa saja terjadi dan berakibat fatal pada bayi yang ada dalam kandungan.

Disamping itu, penggunaan dalam intensitas lama akan membuat kaki mengalami permasalahan serius. Tak hanya nyeri dan sakit, dampak buruk yang mungkin belum pernah Anda pikirkan bisa saja terjadi.

Pada saat hamil, seorang wanita sebaiknya menggunakan jenis sepatu atau insole ibu hamil yang nyaman. Jenis tersebut bisa dipenuhi dengan jenis sepatu atau sandal beralas datar. Jenis sepatu ini akan membuat permukaan kaki lebih maksimal dalam menopang berat badan berlebih, yang secara otomatis terjadi pada masa kehamilan.

Baca Juga : Sepatu Cantik dan Risiko Kaki Sakit

 

Pilih Sepatu atau Sandal yang Tidak Licin

Terjatuh, adalah hal paling dihindari pada masa kehamilan. Untuk mengurangi risiko tersebut, pilih alas kaki berupa sandal atau sepatu dengan alas tidak licin. Selain alasan nyaman, alas kaki yang tidak licin akan membuat Anda mudah bergerak tanpa risiko terjatuh.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Anda bisa memilih model sepatu sesuai dengan keinginan, dengan pertimbangan jenis alas kaki yang tidak licin. Jangan ragu mencoba, selain memastikan ukuran pas, cara ini juga dapat mengidentifikasi apakah alas kaki yang Anda pilih dapat menghindarkan Anda dari risiko terpeleset.

 

Pilih Ukuran Sepatu yang Pas

Karena kaki akan bertugas lebih berat pada saat kehamilan, jangan lagi menyiksa bagian tubuh ini dengan ukuran sepatu atau alas kaki yang terlalu kecil. Hal ini justru akan mengurangi fungsi kaki, sekaligus meningkatkan risiko cidera.

Untuk menghindari hal tersebut, tak ada salahnya memilih sepatu dengan ukuran kaki yang pas. Atau Anda bisa memilih nomer sepatu lebih longgar. Hal ini untuk mengantisipasi kaki mengembang saat hamil sekaligus menghindari risiko cidera pada kaki karena kesempitan dan membuat kaki lebih mudah dalam ‘bernafas’.

 

Gunakan Insole Kesehatan

Kerja kaki yang bertambah berat membuat kaki membutuhkan perhatian khusus. Untuk memperingan tugasnya Anda bisa menggunakan sol kesehatan atau insole ibu hamil. Secara umum produk ini tak tersedia secara khusus (khusus untuk ibu hamil).

Namun dengan pergi dan berkonsultasi dengan ahli insole kesehatan, Anda akan mudah mendapat produk bantalan kaki yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Termasuk kebutuhan bantalan kaki pada saat hamil.

 

Jenis-jenis Sepatu Ibu Hamil yang Disarankan

Memilih jenis sepatu dan alas kakik yang tepat, adalah cara mudah dalam mengantisipasi munculnya rasa sakit kaki dan nyeri selama masa kehamilan. Berikut beberapa jenis sepatu wanita hamil yang disarankan:

  • Sendal Jepit. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, jenis alas kaki ini sangat familiar dan sering digunakan untuk akvitas berjalan dan mobilitas sederhana. Alas kaki tradisional ini sering dipilih karena memberi efek nyaman dan simple pada saat dipakai. Jenis alas kaki ini sangat cocok dikenakan wanita selama masa kehamilan. Selain membantu proses berjalan, kebutuhan tidak bergerak cepat membuat sendal jepit cocok digunakan wanita hamil. Terlebih jika alas kaki ini dilengkapi dengan insole kesehatan khusus dengan bantalan kaki sesuai kebutuhan.

 

  • Jenis Sepatu Kasual. Jika sendal jepit terkesan terlalu santai untuk digunakan, Anda juga dapat mencoba sepatu kasual. Jenis sepatu ini dapat digunakan diberagam aktivitas, baik santai dirumah atau saat berjalan-jalan keluar ruman. Bahan yang nyaman akan membuat kaki terhindari dari rasa nyeri dan stabil dalam bekerja.

 

  • Sepatu dengan Alas Datar. Sepatu jenis ini akan memberi Anda keseimbangan maksimal. Selain itu beban telapak kaki akan merata, sehingga bagian ini dapat bekerja lebih maksimal. Penambahan bantalan kaki, atau insole kesehatan akan memberi kenyamanan pada fungsi kaki, terutama selama masa kehamilan.

 

  • Sepatu dan Insole Ibu Hamil. Sepatu jenis ini biasanya didesain khusus dengan persyaratan memenuhi kriteria kebutuhan kaki selama masa kehamilan. Selain bahan fleksibel, sol bagian bawah tidak licin, jenis sepatu ini biasanya dilengkapi dengan insole kesehatan untuk kebutuhan ibu hamil. Meski demikian, karena dibuat secara masal, jenis sepatu ibu hamil tak selalu menjadi solusi tepat. Terutama bagi Anda yang membutuhkan bantalan kaki nyaman sesuai dengan kebutuhan Anda. Mengganti sol lama dengan insole kesehatan yang tersedia terpisah adalah solusi tepat dalam mengatasi permasalahan ini.

 

  • Jenis Sepatu Sport. Sepatu olahraga biasanya didesain nyaman, karena untuk akvitas dengan mobilitas tinggi. Ini artinya, saat digunakan dalam mobilitas rendah, kenyamanan jenis sepatu ini akan mudah didapat. Dengan beberapa fitur yang dibutuhkan wanita selama masa kehamilan. Selain bahan yang nyaman, bantalan kaki yang mengikuti lekuk telapak kaki, jenis sepatu ini biasanya dilengkapi dengan sol bawah anti slip. Sehingga penggunaan jenis sepatu ini akan mengurangi risiko Anda terjatuh saat berjalan dan beraktivitas.

Baca Juga : Nyeri Betis, Kenali Penyebabnya

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at