Healthy
Lifestyle

Healthy Foot

Tahukah Anda, berdiri terlalu lama setiap hari sering menjadi penyebab munculnya permasalahan telapak kaki sakit. Sebelum berubah menjadi permasalahan serius, Anda bisa mengantisipasinya dengan melakukan beberapa langkah antisipasi.

Sebagai penyangga tubuh secara keseluruhan, kaki sering bekerja keras dalam mendukung aktivitas setiap hari. Hal ini yang membuat permasalahan tersendiri, dengan ditandai dengan munculnya permasalahan telapak kaki sakit.

Salah satunya kebiasaan berdiri dalam waktu lama, lebih dari 10 jam. Kebiasaan ini sering dilakukan lebih dari beberapa hari. Dikutip dari HelloSehat kebiasaan ini membuat kaki bekerja ekstra dalam menopang tubuh, dan berdampak pada kaki terasa kesemutan, bengkak, nyeri dan telapak kaki sakit.

Kebiasaan ini juga kerap menyebabkan bagian tumit terasa sakit, istilah yang sering kita dengar yaitu  plantar fasciitis. Plantar Fasciitis  merupakan permasalahan pada kaki yang disebabkan karena masalah peradangan yang terjadi pada bagian Plantar fascia, atau bagian bawah kaki.

Dikutip dari American Academy of Orthopaedic Surgeons kejadian ini sangat sering dialami, terutama bagi Anda yang memiliki kebiasaaan berdiri lebih dari 10 jam setiap harinya.

Baca Juga : 6 Gangguan Umum Pada Kaki

 

Mengatasi masalah kaki sakit karena berdiri terlalu Lama

Meski mengetahui penyebabnya, namun karena beberapa alasan, kita tak bisa menghindari kebiasaan berdiri lama setiap harinya. Untuk mengurangi dan mengatasi dampak buruk bagi kesehatan kaki, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

  • Terapi kompres

Cara ini dapat dilakukan secara langsung, terutama saat gejala nyeri pada kaki muncul karena aktivitas berdiri seharian. Caranya dengan menggunakan air dingin yang bisa Anda tempatkan di botol. Letakkan model kompres ini langsung pada bawah kaki selama 20 menit.

Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, salah satu terapi pijat kaki ini dapat dilakukan selama 3 hingga 4 kali dalam sehari. Dengan intensitas selama 15 hingga 20 menit sekali terapi.

 

  • Duduk dengan posisi kaki lebih tinggi

Duduk dengan posisi kaki lebih tinggi, mengurangi dampak penmbengkakan kaki karena terlalu lama berdiri. Cara ini adalah cara mengistirahatkan kaki yang dapat mengakibatkan pembengkakak pada kaki juga. Selain itu, cara ini juga bisa Anda lakukan dengan mengkombinasi cara lain. Yakni dengan mengompres bagian kaki yang sakit (mengalami pembengkakan) pada saat kaki sudah mulai nyeri.

 

  • Prosedur peregangan

Seperti berolahraga, kerja ekstra keras kaki sebaiknya diawali dengan aktivitas peregangan. Caranya dengan menyilangkan lutut secara berlawanan. Selanjutnya, tarik ujung kaki yang berlawanan secara bergantian. Lakukan selama 10 detik, sebelum akhirnya berpindah kaki. Lakukan sebanyak 20 kali untuk satu sisi kaki. Cara ini membuat kaki lebih siap untuk “tugas berat”, berdiri dalam waktu yang lama. Sehingga dapat menghindari dampak buruk yang menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada kaki.

 

  • Sepatu ideal

Jenis sepatu ideal setiap orang biasanya akan berbeda satu dengan yang lain. Karena fungsi nyaman sering menjadi patokan, dan hal ini biasanya dirasakan berbeda oleh satu orang dengan yang lain.

Kriteria sepatu ideal menurut National Institute on Aging adalah, jenis sepatu yang memiliki lengkuk seperti bentuk kaki, dan tidak bergeser-geser saat digunakan. Sisakan ruang 1 cm antara ujung kaki dengan sepatu.

Selain itu pilih sepatu dengan tingkat elastisitas dan tinggi dan memiliki sole dan insole (bantalan kaki) tebal.

 

  • Gunakan bantalan kaki atau insole

Saat ini tak banyak produk insole yang memberi jaminan kenyamanan. Produk dengan fitur ini ditawarkan The Sole Studio, dengan produk yang didesain secara personal, sesuai dengan karakter dan kebutuhan orang yang akan mengenakannya.

Bantalan kaki atau insole merupakan media penopang telapak kaki. Produk ini ditawarkan para ahli orthotic, dengan fungsi mengatasi masalah kaki sakit yang terjadi karena kebiasaan berdiri terlalu lama dan sebagainya.

 

  • Pengobatan medis

Cara ini dilakukan biasanya dilakukan dengan tujuan mengurangi dampak rasa sakit dan permasalahan peradangan pada kaki. Dokter biasanya menyarankan jenis obat bebas anti-inflamasi nonsteroid, atau biasa dikenal dengan NSAID.

 

  • Berkonsultasi dengan ahli

Cara ini bisa Anda lakukan jika cara-cara di atas sudah tak lagi banyak mengganggu. Terlebih dampak yang Anda mulai rasakan terasa lebih berat dibanding awal permasalahan ini muncul.

Untuk melakukan hal ini Anda bisa berkonsultasi dengan dokter, atau ahli terapi fisik The Sole Studio yang berpengalaman. Beberapa alternatif akan ditawarkan, seperti peregangan dan latihan khusus yang fungsinya sebagai penguat kaki.

Terapi yang benar, jika dilakukan secara terus menerus akan membuat jaringan dan bagian tendon kaki lebih fleksibel. Cara ini dapat menghilangkan dan mengurangi dampak buruk berdiri dalam waktu lama selama berhari-hari.


Tips Cegah Kaki Sakit Karena Berdiri Lama

Karena alasan pekerjaan dan sebagainya, orang sering berdiri selama berjam-jam setiap hari. Dan meski mengetahui dampaknya, karena alasan tugas, kebiasaan buruk ini pada akhirnya sering dilakukan.

Untuk menghindari dampak buruk berupa telapak kaki sakit dan tumit terasa nyeri, Anda bisa melakukan beberapa hal, sebagai langkah preventif. Berikut beberapa diantaranya :

  • Ambil waktu Berisitirahat

Munculnya beragam permasalahan pada kaki, seperti telapak kaki sakit biasa disebabkan karena aktivitas berdiri, berjalan dan berlari sepanjang hari. Kegiatan ini berdampak pada kakunya otot, terutama di bagian kaki dan sekitarnya karena bekerja ekstra berat.

Nah, untuk menghindari dampak buruk yang bisa dialami, Anda bisa memulainya dengan mengambil waktu istirahat. Lakukan istirahat selama satu jam disela-sela aktivitas Anda.

Manfaatkan waktu ini untuk bersantai, peregangan sehingga dapat melemaskan bagian otot yang tegang. Cara ini cukup efektif mengusir permasalahan kaki sakit karena terlalu lama berdiri atau beraktivitas.

 

  • Lakukan peregangan

Anda bisa memulainya dengan mengangkat satu kaki ke samping sembari menahan otot perut. Kemudian, angkat kaki Anda yang berpijak, sehingga dalam posisi berjinjit, tahan beberapa detik. Lakukan pada kaki yang lain dengan porsi sama sebanyak 10 kali.

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah berdiri menghadap ke tembok, dan menaruh tangan ke depan hingga menyentuh tembok. Taruh satu kaki ke belakang dan dorong, hingga bagian tumit menyentuh lantai.

Lakukan pada posisi kaki yang lain dengan intensitas beberapa detik. Dan ulangi kembali ke kaki lain, lakukan sebanyak kurang lebih tiga kali. Cara ini membuat darah terpompa dengan baik, terutama di bagian kaki.

Baca Juga : Tips Hobby Berlari Tanpa Risiko Kaki Sakit

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at