Healthy
Lifestyle

Orthotics

Tuesday 6th, 2017

Kaki merupakan tumpuan utama kita untuk melakukan berbagai macam aktivitas setiap harinya. Tetapi apa kalian pernah mengeluh tentang nyeri pada telapak kaki atau bagian lainnya? Bisa jadi keluhan itu muncul karena ternyata ada gangguan pada kaki dan kalian tidak menyadarinya. Berikut adalah enam masalah atau gangguan umum yang mungkin terjadi:

 

1. Pronation (Pronasi)

Kondisi ketika kaki cenderung bergerak atau miring ke dalam saat berjalan atau melangkah sehingga sebagian besar beban tubuh ditopang oleh tulang-tulang di bagian ibu jari.

Gejala yang muncul adalah rasa tidak nyaman seperti sakit atau lelah di bagian lengkungan telapak kaki, pergelangan kaki, lutut, tulang kering atau pinggul saat berjalan lama, kapalan pada ibu jari kaki bagian luar, rasa sakit pada tumit kaki dan betis/tendon, perubahan bentuk pada ibu jari kaki (bengkok), dan tonjolan tulang pada daerah ibu jari kaki.

Dampaknya adalah kapalan pada sekitar jempol kaki, tidak seimbang ketika berjalan, kaki mudah lelah, dan timbul mata ikan di telapak kaki.

 

2. Supination (Supinasi)

Salah satu kondisi dimana kaki cenderung bergerak ke arah luar saat berjalan atau berlari karena lengkungan kaki yang terlalu tinggi, lemahnya otot kaki bagian bawah, dan telapak kaki bagian depan (metatarsal) yang tidak berfungsi dengan baik sehingga beban tubuh ditopang oleh telapak kaki bagian tepi luar.

Gejala yang muncul adalah masalah pada pergelangan kaki, lutut, dan pinggul, sakit pada punggung bagian bawah, pinggul atau hip pain, dan kapalan pada jari kelingking dan jari manis atau bagian luar pinggir kaki.

Dampaknya adalah mudah cedera, cara berjalan yang cenderung melengkung, kapalan pada jari kelingking, dan pinggang mudah nyeri.

 

3. Flat Foot (Kaki Ceper)

Kasus ini sering terjadi di negara kita. Kaki ceper berarti lengkungan telapak kaki sangat minim dan bahkan cenderung tidak ada sehingga telapak kaki tidak bisa berfungsi secara sempurna.

Gejala yang muncul adalah sakit pada kaki dan pergelangan kaki saat berjalan atau berdiri lama, tonjolan tulang pada daerah ibu jari kaki, postur yang tidak sempurna, performa yang kurang sempurna saat berjalan atau berlari termasuk saat berolahraga, serta sakit pada lutut dan punggung.

Dampaknya adalah mudah nyeri pinggang, postur tubuh cenderung bungkuk, cepat lelah ketika berjalan, dan mudah cedera.

 

4. Bunions (Tonjolan Tulang di Dekat Ibu Jari Kaki)

Terjadi jika lengkungan bagian depan kaki (metatarsal) cenderung datar. Ada pembentukan kalsium di area kepala metatarsal karena distribusi berat dan tekanan yang berlebihan saat jari kaki menginjak tanah, sehingga bagian tengah kaki mengalami tekanan ke dalam dan bagian belakang mengalami pronasi berlebihan.

Gejalanya yang muncul adalah kapalan dan rasa sakit pada metatarsal dan ibu jari, iritasi kulit dan pembentukan kalsium pada daerah samping ibu jari kaki, bentuk ibu jari kaki yang cenderung miring ke arah dalam atau sedikit terpelintir, dan bagian depan kaki biasanya lebih besar dari biasanya.

Dampaknya adalah nyeri pada kaki ketika berjalan menggunakan sepatu, kulit kaki memerah di sekitar benjolan bunions, terjadinya peradangan, dan kesulitan memilih sepatu.

 

5. Heel Spur Syndrome (Nyeri Tumit)

Masalah kaki yang cukup umum terjadi. Pergerakan yang salah saat berjalan dalam waktu yang lama menyebabkan tulang akan tumbuh di bagian tumit dan mengakibatkan rasa nyeri.

Gejala yang muncul adalah sakit pada tumit saat melangkah pertama kali di pagi hari dan rasa nyeri yang langsung dirasakan saat berdiri.

Dampaknya adalah nyeri tumit ketika bangun tidur dan bangkit dari duduk yang lama, tidak nyaman ketika beraktivitas (jalan atau olahraga), serta bengkak pada tumit dan kulit yang kemerahan.

 

6. High Arch (Lengkungan Telapak Kaki yang Tinggi)

Masalah ini menyebabkan tekanan yang berlebihan di bagian depan dan belakang telapak kaki. Terjadi kontraksi pada otot, urat, dan plantar struktur kaki sehingga urat pada bagian tersebut lebih kencang dari seharusnya. Saat berjalan atau berlari, distribusi topangan berat badan tidak merata dan memengaruhi keseimbangan.

Gejala yang muncul adalah sakit pada kaki dan pergelangan kaki saat berjalan atau berdiri lama, tonjolan tulang pada daerah ibu jari kaki, postur yang tidak sempurna, performa yang kurang sempurna saat berjalan, berlari, dan berolahraga, serta sakit lutut dan panggung.

Dampaknya adalah nyeri pada lengkungan kaki, mudah jatuh karena bentuk high arch yang tidak stabil saat berjalan, nyeri pada betis dan pinggang, dan kaki mudah kapalan.

Share

Copyright 2017 thesolestudio all rights reserved

Follow us at